Kamis, 16 September 2010

Red is hot


Matahari berubah menjadi tungku pemanas tepat jam dua siang dimana khatulistiwa berada pada suhu tertinggi(sumber :geografi kls x ).Saat –saat seperti itulah Jani bisa dijadikan objek lawakan karena ada kekontrasan pada diri miss petite ini,dia diberkahi oleh kulit seputih kain kafan namun,dengan rambut merah menyala-nyala minta di gatak.Jadilah Jani menjelma sebagai Alay sejati,rambutnya yang hitam kemerahan menjadi indicator salah satu kelompok  fenomenal di ibu kota dan menjadi salah satu trend serta penanda Era baru di tahun 2000an dengan prinsip ‘BIAR MAKSA YANG PENTING GAYA’.Sayangnya Jani tidak termasuk dalam kelompok mereka.Warna merah selalu berorentasi pada kata ‘hot’ dan hal ini di setujui oleh sebagian kalangan,tapi Jani adalah salah satu orang yang kontra dengan pandapat tersebut.Ia berusaha mengubah rambut merahnya menjadi hitam kelam,dengan upaya antara lain menggunakan ramuan turun-temurun lidah buaya sedari kecil (saya masih sangsi karena lidah buaya biasanya dijadikan sebagai penebal rambut yang tipis bukan sebagai penghitam rambut karena yang saya tau urang-aringlah bahan yang cocok)
Ia baca:Jani menganggap orang bule suka dengan wanita oriental berambut hitam dan berkulit coklat karena eksotis bukan yang bertampang bule juga seperti dirinya.Itulah mengapa ia tidak setuju dengan istilah Red is hot.Betul gak Jan?engaakkk!!!



1 komentar:

  1. ndri,gue pake minyak cemceman urang aring bukan lidah buayaaa

    BalasHapus